Selasa, 05 Januari 2016

Perjalanan Panjang

Diposting oleh Unknown di 20.26
"Teruslah menebar kebaikan meski tak ada orang lain yang memuji. Karena Allah menilai bukan dari pujian manusia. Bisa saja kebaikan itu menjadi perantara seseorang untuk mendapat hidayah dari Allah."
Ini tentang Jilbab yang saya kenakan. Dulu saya memakai jilbab sekedarnya aja. Iya sekedarnya. Saya selalu merasa Wah setiap melihat wanita yang berparas cantik, rambut lurus terurai, kulit putih mulus. Sempat juga terpikir itu wanita sangat cantik. Sebaliknya saya merasa aneh setiap melihat teman-teman yang memakai baju longgar, jilbab panjang terulur. Warna pakaian yang gelap, tidak cerah. Saya sempat berpikir apa mereka tidak merasa panas dengan pakaian seperti itu? Apalagi dengan cuaca yang lumayan panas.
Tapi seiring berjalannya waktu, kesadaran saya tentang aurat kembali normal. Semua bermula karena waktu itu ramai fenomena Jilboobs. Setelah melihat postingan itu, saya menangis. Iya menangis. Saya malu sekali. Sangat malu. Saya teringat dengan foto-foto yang pernah saya posting di akun-akun medsos. Setelah puas menangis, saya mengunci foto-foto yang yang menurut saya tidak pantas.
Sekarang saya justru sangat iri melihat muslimah-muslimah yang memakai jilbab panjang, pakaian longgar. Bahkan selalu lirih meminta, "apa pantas jika saya memakai seperti itu?"
Lalu saya belajar merubah cara berpakaian, saya tinggalkan celana-celana panjang, baju-baju T-shirt, Jeans, saya ganti dengan blouse longgar, rok panjang. Jilbab yang tipis saya lapisi dengan jilbab yang lain. Iya, saya mulai belajar memperbaiki diri, menambah teman yang bisa menambah pemahaman saya tentang muslimah.
Saya bangga jadi muslimah. Saya bangga bisa belajar menutup aurat yang sesuai syariat. Saya belajar melupakan masa lalu saya yang kelam. Saya bersyukur bisa merasakan cinta-Nya.
Terkadang saya merasa sakit ketika ada seseorang yang memandang remeh wanita-wanita berjilbab sesuai syariat. Sakit sekali hati saya. Bahkan bisa langsung naik emosi kalau ada yang meremehkan mereka. MEski saya belum seperti mereka, tapi saya bangga terhadap mereka.
Mereka muslimah yang terus mencintai Rabbnya, Muslimah yang terus melangkah di jalan-Nya. Saya ingin menjadi bagian dari mereka.
Saya bangga bisa menutup aurat. Saya mendukung gerakan Indonesia Menutup Aurat.
Semoga muslimah-muslimah lain bisa merasakan nikmat hidayah yang diberikan oleh-Nya.

*CillaRS*06012016*

0 komentar:

Posting Komentar

 

Coretan Cilla R S Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei